Masih banyak wanita yang beranggapan kulit putih jauh lebih baik
ketimbang kulit yang agak gelap. Paradigma ini bisa dilihat dari
maraknya produk kecantikan yang menjual mimpi merubah warna kulit lebih
cerah hanya dalam jangka pemakaian mingguan. Selain krim dan lotion,
jalan pintas lainnya untuk mencerahkan kulit adalah dengan melakukan
perawatan berupa suntik vitamin C yang juga sering disebut suntik
putih. Prosedur kecantikan yang satu ini banyak dijalani oleh wanita
yang menginginkan hasil yang cepat dalam merubah warna kulit. Namun,
tak banyak yang benar-benar menyadari bahaya suntik putih yang ikut mengintai.
Mekanisme Kerja
Pada dasarnya, vitamin C merupakan senyawa dasar yang digunakan
dalam prosedur suntik putih. Vitamin C memang cenderung aman sebab bisa
larut dalam air dan dalam jumlah yang berlebihan, secara alami akan
dikeluarkan melalui urin. Komponen yang disuntikkan ke dalam tubuh
dalam suntik putih adalah laroscrobine yang merupakan vitamin C dosis
tinggi dipadu bersama asam askrobat serta ekstrak kolagen. Kandungan
vitamin C dalam laroscrobine bisa melawan terbentuknya pigmen kulit,
melawan pengaruh radikal bebas secara nyata serta memperbaiki jaringan
kulit. Vitamin C juga mengoptimalkan fungsi sel-sel tubuh sehingga
pengkonsumsinya lebih resistan terhadap serangan penyakit.
Prosedur suntik putih tak bisa dilakukan sembarang orang sebab bagaimanapun, tanpa dosis yang tepat, bahaya suntik putih
dengan vitamin C akan mengintai. Memang, vitamin C dengan kadar tinggi
akan dikeluarkan lagi oleh sistem tubuh melalui urin. Namun masalahnya
tidak hanya sampai di situ, kelebihan vitamin C dalam jangka waktu lama
akan menimbun endapan Vitamin C dalam tubuh. Endapan ini sangat
berpotensi membentuk kristal berbahaya yang juga bisa berujung pada
batu ginjal.
Bahaya Suntik Putih
Vitamin C yang disuntikkan di kulit dalam dosis yang berlebihan,
sebagian besar akan diserap oleh ginjal. Tapi tahukah Anda bahwa ginjal
akan bekerja keras dalam mengurai kelebihan vitamin C dalam tubuh kita?
Kerja keras inilah yang disinyalir bisa mengakibatkan kegagalan ginjal
pada pengguna suntik putih. Oleh sebab itu, sebelum melakukan perawatan
tersebut, konsultasikan riwayat penyakit Anda.
Menurut dokter ahli kulit, dampak vitamin C terhadap kesehatan kulit
akan terlihat setelah prosedur suntik putih yang ke-5. Hasil yang
maksimal memang membuat banyak wanita jatuh cinta pada perawatan yang
satu ini. Tapi, perlu diketahui, penggunaan suntik putih dalam jangka
waktu panjang akan menimbulkan efek samping yang berbahaya.
http://perlutahu.org/waspadai-bahaya-suntik-putih/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar